KISAH AWAL TERCIPTANYA MALAIKAT JIBRIL

Diposting pada

Hal tersebut karena mereka telah mengerjakan sholat itu atas perintah Allah, sedangkan sholat yang dilakukan Jibril bukan atas perintah Allah.
Setelah mendengar hal tersebut Jibril pun kembali bertanya kepada Allah, “Ya Tuhanku apakah yang engkau berikan kepada mereka sebagai ganjaran atas ibadah mereka kepada-Mu?”
Maka Allah berfirman yang artinya, “Ya Jibril akan Aku berikan surga Ma’waa sebagai tempat tinggal mereka.”

Malaikat Jibril kemudian meminta izin kepada Allah untuk melihat surga Ma’waa tersebut.
Setelah Allah memberikan izin, maka malaikat Jibril pun mengembangkan sayapnya dan terbang menuju surga Ma’waa.
Satu ayunan sayap malaikat Jibril sama dengan jarak perjalanan selama 3.000 tahun.Maka terbanglah Jibril.
Selama perjalanan Jibril akhirnya kepenatan dan turun untuk singgah dan berteduh dibawah sebuah pohon.

Di sana ia bersujud kepada Allah lalu berkata, “Ya Tuhanku apakah Aku telah menempuh setengah atau sepertiga atau seperempat dari perjalanan menuju ke syurga Ma’waa?”
Maka Allah pun berfirman, “Wahai Jibril meskipun kamu mampu terbang selama 3.000 tahun dan meskipun Aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan niscaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa puluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan shokat 2 rakaat yang mereka kerjakan.”
Sebelah kanan sayap Jibril terdapat gambar surga beserta dengan segala isinya termasuk bidadari-bidadari, istana, pelayan dan sebagainya.
Adapun sayapnya yang sebelah kiri terdapat gambar neraka dan segala isinya, yang terdiri daripada beberapa macam ular yang cukup berbisa, kalajengking dan neraka yang bertingkat-tingkat serta penjaganya yang terdiri daripada malaikat yang garang dan ganas, yakni malaikat Zabaniyah.

BACA JUGA:  KETIKA CAK NUN KENA SANTET

Nabi bersabda, “Apabila telah sampai ajal seseorang itu, maka akan masuklah satu kumpulan malaikat ke dalam lubang kecil pada badan manusia, kemudian mereka akan menarik rohnya dari kedua telapak kaki hingga lutut dan merekapun keluar. Setelah itu datang lagi sekumpulan malaikat masuk menarik roh dari lutut ke perut begitulah seterusnya, dari perut ke dada dan dada kerongkongannya itu saat nazak seseorang. Kalau orang yang nazak itu orang beriman maka malaikat Jibril akan menebarkan sayapnya yang sebelah kanan sehingga orang itu dapat melihat kedudukannya di surga sehingga terlupa orang-orang disekelilingnya. Jika orang yang nazak itu orang munafik maka Jibril akan menebarkan sayap sebelah kiri untuk menunjukkan tempatnya di neraka sehingga ia menjadi sangat takut serta lupa kepada keluarganya.”